• 3

    Aug

    Helga Worotitjan: "I Refuse To Remain Silent" Sebuah PERJUANGAN untuk mendukung para penyitas kekerasan seksual dan kekerasan domestik.

    Seorang penyitas dari tindak kekerasan seksual, biasanya memiliki trauma yang sangat mendalam. Berbagai stigma yang muncul di masyarakat makin membuat para penyitas ini terkekan secara psikis. Korban tidak berani untuk meminta bantuan kepada pihak lain, disebabkan karena stigma masyarakat tersebut, walaupun hanya sekedar konseling. Tidak begitu banyak lembaga yang aware dengan korban, dan akses informasi yang sangat kurang semakin membuat para korban/penyitas hanya bisa memendam ‘derita’ yang dialaminya. Tapi bersyukur, dari sekian sedikitnya orang-orang yang perduli dan aware kepada para korban/penyitas. Ada satu sosok yang saya kenal lewat media sosial, yang aktif memberikan support kepada para penyitas kekerasan seksual dan kekerasan domestik. Dia adalah Helga Worotitjan. P
  • 10

    Jul

    Andai Gue Warga Jakarta.

    Faisal - Biem Mungkin aja gue telat untuk ikut serta menyampaikan pemikiran gue tentang Pilkada DKI yang bakal digelar besok, tanggal 11 Juli. Sebenernya gue bukan orang yang punya minat sama dunia politik. Menurut gue politik itu bullshit. Semuanya omong kosong belaka. Nggak ada yang bisa dipercaya. Gue tau mereka semua orang-orang pinter, bahkan saking pinternya, kalo kata orang Jawa bilang Minterke wong cilik tok. Ya, mereka cuma muncul ketika akan ada event Pemilihan Umum aja, tebar janji, ngotorin lingkungan dengan poster-poster, stiker-stiker, dan spanduk-spanduk yang gede melintang di tengah jalan, buat nunjukkin kalo mereka eksis. Sangat insecure! Gue orang Tangerang, dan juga pernah merasakan ada di masa euphoria Pilkada Tangerang Selatan, waktu itu calon yang gue kenal cu
  • 9

    Jun

    Superpower Itu Bernama INDONESIA

    Saya seringkali ditanya oleh banyak orang, mengapa saya begitu optimis bahwa Indonesia akan menjadi negara maju dan berpengaruh. Bagi saya, pertanyaan-pertanyaan tersebut terdengar cukup aneh. Pada awalnya, saya jawab detail satu-satu, secara ekonomi, secara demografi, secara ini dan itu, Indonesia hampir pasti menjadi negara besar dan kuat. Tapi makin lama,..lelah juga menerangkan kepada masing-masing penanya, sehingga kadang saya justru berbalik bertanya kepada si penanya Apakah ada alasan kita tidak optimis pada Indonesia? Atau Saya tidak mempunyai alasan untuk pesimis, kalau kamu, kenapa pesimis? Dan justru dari situ terjadi diskusi yang hangat dan engaging, dan dari sekian banyak diskusi, saya menarik kesimpulan satu hal, orang-orang yang selama ini pesimis, adalah mereka y
  • 7

    Jun

    HERO: The word that I read BAPAK -Bacalah Dengan Hati-

    Sebenernya gue mau kasih judulnya gini: HERO: The word that I spelled BAPAK, BABEH, BEH, AYAH, ABAH, PAPI or whatever, tapi kayaknya kepanjangan kali yak? Udah deh, makanya gue Cuma kasih tulis itu judul kayak yang kalian baca di atas. Dan memang, gue emang biasa manggil bokap gue Bapak. google.com Mungkin setiap orang dari kita pasti mengagumi sosok manusia yang satu ini; Ayah kita. Dengan sudut pandang kita masing-masing tentunya. Sosok ini pasti memberikan banyak pengaruh terhadap masa awal-awal tumbuh kembang kita, prinsip yang kita pegang, bahkan karakter kita sekarang ini, hampir pasti banyak dipengaruhi oleh sosok yang satu ini. Di postingan kali ini, gue mau cerita sedikit tentang sosok Bokap gue ini, yang sangat menginspirasi gue tentunya. Gue belajar banyak dari dia: to
  • 7

    Sep

    Eksotisme dan Kegokilan Pulau Pramuka part:2

    Youth Ambassador Hari Kedua, 31 Agustus 2011 Hari kedua, gue bangun lebih pagi dari temen-temen yang laen, emang gue udah niat buat bangun lebih pagi, sengaja pengen nikmatin Sunrise ala Pulau Pramuka. Gue udah bangun sekitar jam 05.00 wib. Setelah gue ngamar dulu, maksudnya ke kamar mandi dulu buat ngebuang apa yang perlu dibuangheheheh *intermezzo aja*. Gue langsung melangkahkan kaki gue menuju ke sisi timur pulau, tempat penangkaran Penyu Sisik dan kebun bakau berada. Walau ada sedikit awan tipis menggantung di cakrawala timur, tapi gue sabar aja nunggu detik-detik Sunrise gue yang pertama d pulau ini. Disini gue secara gak sengaja ketemu temen gue @moses_amos yang ternyata dia udah duluan dateng ke sini buat hunting foto untuk momen sunrise ini. Hijau Pramuka Matahari Mulai
  • 5

    Sep

    Eksotisme dan Kegokilan Kepulauan Seribu part:1

    Pramuka Cyber Island - Paradiso un Jakarta Liburan lebaran kemaren, lumayan seru lha. Seru banget menurut gue..!! Pengalaman pertama juga buat gue liburan dengan nuansa Pulau, pantai, mancing, laut lepas. Hohoho Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, ngasih gue pengalaman dan sensasi yang mantab banget selama 3 hari 2 malam. Gue pergi ke sana bareng-bareng rombongan Persekutuan Pemuda-Remaja di Gereja gue Youth Ambassador. Kita berangkat dengan 23 orang, dan semuanya udah prepare banget buat liburan kali ini. Hari Pertama. Selasa, 30 Agustus 2011 Setelah dibilangin harus kumpul di gereja jam 04.30 pagi. Gue rada syok dikit, gile.bakalan gak bisa tidur gue, secara kalo gue paksa tidur jam 02.00 pagi, bakalan mustahil banget gue bisa bangun jam segitu. Tapi, hehehe.akhirnya gue bangu
  • 26

    Aug

    M.E.R.D.E.K.A. (?)

    source google.com Kemerdekaan ialah hak segala bangsa! Kalimat pamungkas yang sering kita denger waktu upacara bendera setiap hari Senin, dulu waktu masih sekolah. Setelah kuliah, dan berkarir sekarang. Hampir gak pernah lagi denger kalimat keramat itu. Gue gak tau kenapa, dari sekian panjang Pembukaan UUD 45 Republik Indonesia. Cuma kata-kata itulah yang paling berkesan di otak gue, bahkan hati gue. *cieeilaaah* Dan sekarang gue jadi mikir, maksudnya apa yach kalimat itu? Emang sich menurut konteksnya waktu itu, mereka merdeka dari tangan penjajah. Dan bermaksud memberi semangat kepada bangsa-bangsa lain, khususnya bangsa-bangsa di Asia-Afrika untuk terus berjuang meraih kemerdekaan dari tangan kolonial. Tapi kalo gue piker-pikir lagi, sialnyasekarang pun masih sangat relevan deng